Penumpang Membludak, 1. 900 Orang Rapid Test di Stasiun

Penumpang Membludak, 1. 900 Orang Rapid Test di Stasiun

BERTAMBAHNYA penumpang KA jelang libur panjang turut berdampak pada padatnya antrean tes rapid di stasiun. Tercatat pada Senin, 26 Oktober 2012 layanan rapid di Tumpuan Pasar Senen dan Gambir melayani hingga 1. 900 calon pengikut yang melakukan tes rapid.

“Untuk menghindari keterlambatan atau tertinggal KA, Pengikut dihimbau agar melakukan rapid tes H-1 sebelum jadwal keberangkatan bagi calon penumpang yang ingin memakai layanan rapid tes di stasiun, ” kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa, Selasa (27/10).

Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup bila tetap akan melakukan rapid ulangan pada hari yang sama secara hari keberangkatan.

“Tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari resiko tertinggal KA mengingat antrean Rapid Tes di Stasiun cukup padat, ” ungkapnya.

Rapid tes bagi calon penumpang KA tidak kudu dilakukan di stasiun namun sanggup juga dilakukan di klinik-klinik terdekat yang menyediakan fasilitas rapid ulangan.

Menyuarakan juga: Menaker: Cuti Bersama Swasta Tergantung Perusahaan

Di area Daop 1 Jakarta layanan rapid tes bagi calon penumpang dilayani di Tumpuan Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan jam operasional pukul 07. 00 WIB-19. 00 WIB dan biaya sebesar Rp85. 000. Calon penumpang KA yang ingin mengabulkan rapid tes di stasiun kudu memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas.

Bagi bahan penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid tes tidak diperkenankan melangsungkan perjalanan KA dan tiket bakal dilakukan pengembalian bea 100% di luar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bertambah lanjut.

Peningkatan volume pengguna jasa MORAL juga diikuti dengan penerapan aturan kesehatan yang ketat di Tumpuan dan di atas KA. Pengikut yang akan berangkat diwajibkan menyertakan hasil tes rapid atau pcr serta pengukuran suhu tubuh, jika terdapat calon penumpang dengan guru tubuh diatas 37, 3 babak maka tidak diperkenankan melanjutkan kunjungan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya.

PT KAI juga memberikan faceshield yang wajib digunakan pengguna pertolongan sepanjang perjalanan KA sampai dengan Stasiun tujuan. Sepanjang perjalanan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala. PT KAI juga telah menyiapkan sejumlah sarana penunjang untuk penerapan protokol kesehatan tubuh seperti penambanan perangkat cuci lengah dan sanitizer serta pemasangan kode batas jarak fisik baik dalam Stasiun dan Kereta. (OL-2)